Sejarah masuk serta berkembangnya agama islam di Indonesia

Agama Islam merupakan agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.  Agama ini lahir salah satunya sebagai reaksi atas rendahnya moral manusia pada saat itu. Manusia pada saat itu hidup dalam keadaan moral yang rendah dan kebodohan (jahiliah). Mereka sudah tidak lagi mengindahkan ajaran-ajaran nabi-nabi sebelumnya. Hal itu menyebabkan manusia berada pada titik terendah. Penyembahan berhala, pembunuhan, perzinahan, dan tindakan rendah lainnya merajalela. Islam mulai disiarkan sekitar tahun 612 di Mekkah. Karena penyebaran agama baru ini mendapat tantangan dari lingkungannya, Muhammad kemudian pindah (hijrah) ke Madinah pada tahun 622. Dari sinilah Islam berkembang ke seluruh dunia. Muhammad mendirikan wilayah kekuasaannya di Madinah. Pemerintahannya didasarkan pada pemerintahan Islam. Muhammad kemudian berusaha menyebarluaskan Islam dengan memperluas wilayahnya. Setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW pada tahun 632 M, kepemimpinan Islam dipegang oleh para khalifah. Dibawah kepemimpinan para khalifah, agama Islam mulai disebarkan lebih luas lagi. Sampai abad ke-8 saja, pengaruh Islam telah menyebar ke seluruh Timur Tengah, Afrika Utara, dan Spanyol. Kemudian pada masa dinasti Ummayah, pengaruh Islam mulai berkembang hingga Nusantara.

Proses masuk dan berkembangnya agama islam di Indonesia dilakukan secara damai dan dilakukan dengan cara menyesuaikan diri dengan adat istiadat penduduk lokal yang telah lebih dulu ada. Ajaran-ajaran Islam yang mengajarkan persamaan derajat, tidak membeda-bedakan si miskin dan si kaya, si kuat dan si lemah, rakyat kecil dan penguasa, tidak adanya sistem kasta dan menganggap semua orang sama kedudukannya dihadapan Allah telah membuat agama Islam perlahan-lahan mulai memeluk agama Islam. Proses itu yaitu :

1. Melalui Cara Perdagangan

2. Melalui Perkawinan

3. Melalui Pendidikan

4. Melalui Kesenian

5. Peranan Bandar-Bandar di Indonesia

6. Peranan Para Wali dan Ulama

Salah satu cara penyebaran agama Islam ialah dengan cara mendakwah. Di samping sebagai pedagang, para pedagang Islam juga berperan sebagai mubaligh. Ada juga para mubaligh yang datang bersama pedagang dengan misi agamanya. Penyebaran Islam melalui dakwah ini berjalan dengan cara para ulama mendatangi masyarakat objek dakwah, dengan menggunakan pendekatan sosial budaya. Pola ini memakai bentuk akulturasi, yaitu menggunakan jenis budaya setempat yang dialiri dengan ajaran Islam di dalamnya. Di samping itu, para ulama ini juga mendirikan pesantren-pesantren sebagai sarana pendidikan Islam. Di Pulau Jawa, penyebaran agama Islam dilakukan oleh Walisongo (9 wali). Wali ialah orang yang sudah mencapai tingkatan tertentu dalam mendekatkan diri kepada Allah. Para wali ini dekat dengan kalangan istana. Merekalah orang yang memberikan pengesahan atas sah tidaknya seseorang naik tahta. Mereka juga adalah penasihat sultan. Karena dekat dengan kalangan istana, mereka kemudian diberi gelar sunan atau susuhunan (yang dijunjung tinggi). Kesembilan wali tersebut adalah :
(1) Sunan Gresik (Maulana Malik Ibrahim). Inilah wali yang pertama datang ke Jawa pada abad ke-13 dan menyiarkan Islam di sekitar Gresik. Dimakamkan di Gresik, Jawa Timur.
(2) Sunan Ampel (Raden Rahmat). Menyiarkan Islam di Ampel, Surabaya, Jawa Timur. Beliau merupakan perancang pembangunan Masjid Demak.
(3) Sunan Drajad (Syarifudin). Anak dari Sunan Ampel. Menyiarkan agama di sekitar Surabaya. Seorang sunan yang sangat berjiwa sosial.
(4) Sunan Bonang (Makdum Ibrahim). Anak dari Sunan Ampel. Menyiarkan Islam di Tuban, Lasem, dan Rembang. Sunan yang sangat bijaksana.
(5) Sunan Kalijaga (Raden Mas Said/Jaka Said). Murid Sunan Bonang. Menyiarkan Islam di Jawa Tengah. Seorang pemimpin, pujangga, dan filosof. Menyiarkan agama dengan cara menyesuaikan dengan lingkungan setempat.
(6) Sunan Giri (Raden Paku). Menyiarkan Islam di luar Jawa, yaitu Madura, Bawean, Nusa Tenggara, dan Maluku. Menyiarkan agama dengan metode bermain.
(7) Sunan Kudus (Jafar Sodiq). Menyiarkan Islam di Kudus, Jawa Tengah. Seorang ahli seni bangunan. Hasilnya ialah Masjid dan Menara Kudus.
(8) Sunan Muria (Raden Umar Said). Menyiarkan Islam di lereng Gunung Muria, terletak antara Jepara dan Kudus, Jawa Tengah. Sangat dekat dengan rakyat jelata.
(9) Sunan Gunung Jati (Syarif Hidayatullah). Menyiarkan Islam di Banten, Sunda Kelapa, dan Cirebon. Seorang pemimpin berjiwa besar.

Berikut Penjelasan lebih rinci mengenai walisongo :

walisongo

1. Sunan Gresik (Maulana Malik Ibrahim)

sunan maulana malik ibrahim (sunan gresik)

Maulana Malik Ibrahim, atau Makdum Ibrahim As-Samarkandy diperkirakan lahir di Samarkand, Asia Tengah, pada paruh awal abad 14. Babad Tanah Jawi versi Meinsma menyebutnya Asmarakandi, mengikuti pengucapan lidah Jawa terhadap As-Samarkandy, berubah menjadi Asmarakandi. Maulana Malik Ibrahim kadang juga disebut sebagai Syekh Magribi. Sebagian rakyat malah menyebutnya Kakek Bantal. Ia bersaudara dengan Maulana Ishak, ulama terkenal di Samudra Pasai, sekaligus ayah dari Sunan Giri (Raden Paku). Ibrahim dan Ishak adalah anak dari seorang ulama Persia, bernama Maulana Jumadil Kubro, yang menetap di Samarkand. Maulana Jumadil Kubro diyakini sebagai keturunan ke-10 dari Syayidina Husein, cucu Nabi Muhammad saw. Maulana Malik Ibrahim pernah bermukim di Campa, sekarang Kamboja, selama tiga belas tahun sejak tahun 1379. Ia malah menikahi putri raja, yang memberinya dua putra. Mereka adalah Raden Rahmat (dikenal dengan Sunan Ampel) dan Sayid Ali Murtadha alias Raden Santri. Merasa cukup menjalankan misi dakwah di negeri itu, tahun 1392 M Maulana Malik Ibrahim hijrah ke Pulau Jawa meninggalkan keluarganya. Beberapa versi menyatakan bahwa kedatangannya disertai beberapa orang. Daerah yang ditujunya pertama kali yakni desa Sembalo, daerah yang masih berada dalam wilayah kekuasaan Majapahit. Desa Sembalo sekarang, adalah daerah Leran kecamatan Manyar, 9 kilometer utara kota Gresik. Aktivitas pertama yang dilakukannya ketika itu adalah berdagang dengan cara membuka warung. Warung itu menyediakan kebutuhan pokok dengan harga murah. Selain itu secara khusus Malik Ibrahim juga menyediakan diri untuk mengobati masyarakat secara gratis. Sebagai tabib, kabarnya, ia pernah diundang untuk mengobati istri raja yang berasal dari Campa. Besar kemungkinan permaisuri tersebut masih kerabat istrinya. Kakek Bantal juga mengajarkan cara-cara baru bercocok tanam. Ia merangkul masyarakat bawah -kasta yang disisihkan dalam Hindu. Maka sempurnalah misi pertamanya, yaitu mencari tempat di hati masyarakat sekitar yang ketika itu tengah dilanda krisis ekonomi dan perang saudara. Selesai membangun dan menata pondokan tempat belajar agama di Leran, tahun 1419 M Maulana Malik Ibrahim wafat. Makamnya kini terdapat di kampung Gapura, Gresik, Jawa Timur.

2. Sunan Ampel (Raden Rahmat)

sunan ampel

Ia putera tertua Maulana Malik Ibrahim. Menurut Babad Tanah Jawi dan Silsilah Sunan Kudus, di masa kecilnya ia dikenal dengan nama Raden Rahmat. Ia lahir di Campa pada 1401 Masehi. Nama Ampel sendiri, diidentikkan dengan nama tempat dimana ia lama bermukim. Di daerah Ampel atau Ampel Denta, wilayah yang kini menjadi bagian dari Surabaya (kota Wonokromo sekarang). Beberapa versi menyatakan bahwa Sunan Ampel masuk ke pulau Jawa pada tahun 1443 M bersama Sayid Ali Murtadho, sang adik. Tahun 1440, sebelum ke Jawa, mereka singgah dulu di Palembang. Setelah tiga tahun di Palembang, kemudian ia melabuh ke daerah Gresik. Dilanjutkan pergi ke Majapahit menemui bibinya, seorang putri dari Campa, bernama Dwarawati, yang dipersunting salah seorang raja Majapahit beragama Hindu bergelar Prabu Sri Kertawijaya. Sunan Ampel menikah dengan putri seorang adipati di Tuban. Dari perkawinannya itu ia dikaruniai beberapa putera dan puteri. Diantaranya yang menjadi penerusnya adalah Sunan Bonang dan Sunan Drajat. Ketika Kesultanan Demak (25 kilometer arah selatan kota Kudus) hendak didirikan, Sunan Ampel turut membidani lahirnya kerajaan Islam pertama di Jawa itu. Ia pula yang menunjuk muridnya Raden Patah, putra dari Prabu Brawijaya V raja Majapahit, untuk menjadi Sultan Demak tahun 1475 M.  Di Ampel Denta yang berawa-rawa, daerah yang dihadiahkan Raja Majapahit, ia membangun mengembangkan pondok pesantren. Mula-mula ia merangkul masyarakat sekitarnya. Pada pertengahan Abad 15, pesantren tersebut menjadi sentra pendidikan yang sangat berpengaruh di wilayah Nusantara bahkan mancanegara. Di antara para santrinya adalah Sunan Giri dan Raden Patah. Para santri tersebut kemudian disebarnya untuk berdakwah ke berbagai pelosok Jawa dan Madura. Sunan Ampel menganut fikih mahzab Hanafi. Namun, pada para santrinya, ia hanya memberikan pengajaran sederhana yang menekankan pada penanaman akidah dan ibadah. Dia-lah yang mengenalkan istilah “Mo Limo” (moh main, moh ngombe, moh maling, moh madat, moh madon). Yakni seruan untuk “tidak berjudi, tidak minum minuman keras, tidak mencuri, tidak menggunakan narkotik, dan tidak berzina.” Sunan Ampel diperkirakan wafat pada tahun 1481 M di Demak dan dimakamkan di sebelah barat Masjid Ampel, Surabaya.

3. Sunan Drajad (Syarifudin)

sunan drajad

Nama kecilnya Raden Qosim. Ia anak Sunan Ampel. Dengan demikian ia bersaudara dengan Sunan Bonang. Diperkirakan Sunan Drajat yang bergelar Raden Syaifuddin ini lahir pada tahun 1470 M. Sunan Drajat mendapat tugas pertama kali dari ayahnya untuk berdakwah ke pesisir Gresik, melalui laut. Ia kemudian terdampar di Dusun. Jelog –pesisir Banjarwati atau Lamongan sekarang. Tapi setahun berikutnya Sunan Drajat berpindah 1 kilometer ke selatan dan mendirikan padepokan santri Dalem Duwur, yang kini bernama Desa Drajat, Paciran-Lamongan. Dalam pengajaran tauhid dan akidah, Sunan Drajat mengambil cara ayahnya: langsung dan tidak banyak mendekati budaya lokal. Meskipun demikian, cara penyampaiannya mengadaptasi cara berkesenian yang dilakukan Sunan Muria. Terutama seni suluk. Maka ia menggubah sejumlah suluk, di antaranya adalah suluk petuah “berilah tongkat pada si buta/beri makan pada yang lapar/beri pakaian pada yang telanjang’. Sunan Drajat juga dikenal sebagai seorang bersahaja yang suka menolong. Di pondok pesantrennya, ia banyak memelihara anak-anak yatim-piatu dan fakir miskin.

4. Sunan Bonang (Makdum Ibrahim)

sunan bonang

Raden Maulana Makdum Ibrahim, atau yang kemudian dikenal dengan sebutan Sunan Bonang, adalah seorang putera dari Sunan Ampel. Berbicara tentang Sunan Bonang yang namanya didepannya tercantum kata-kata Maulana Makdum, mengingatkan kita kembali kepada cerita di dalam sejarah Melayu. Konon kabarnya dalam sejarah Melayu pun dahulu ada pula tersebut tentang cendekiawan islam yang memakai gelar Makdum, yaitu gelar yang lazim dipakai di India. kata atau gelar Makdum ini merupakan sinonim kata Maula atau Malauy gelar kepada orang besar agama berasal dari kata Khodama Yakhdamu dan infinitifnya (masdarnya) khidmat. dan maf’ulnya dikatakan makhdum artinya orang yang harus dikhidmati atau dihormati karena kedudukannya dalam agama atau pemerintahan Islam di waktu itu. Salam seorang besar yang mengepalai suatu departemen ketika terjadi pembentukan adat yang berdasarkan Islam, tatkala agama Islam memasuki lingkungan Minangkabau, berpangkat Makdum pula.Rupanya Makhdum atau Mubaligh Islam yang berpangkat atau bergelar Makhdum itu data ke Malaka dalam abad ke XV, ketika Malaka mencapai puncak kejayaannya. kembali mengenai diri Sunan Bonang disamping beliau adalah putera Sunan Ampel juga menjadi muridnya pula. adapun daerah operasinya semasa hidupnya adalah terutama Jawa Timur. Disanalah beliau mulai berjuang menyebarkan agama Islam.
Beliau adalah putera dari Sunan Ampel dalam perkawinannya dengan Nyai Ageng Manila, seorang putera dari Arya Teja, salam seorang Tumenggung dari kerajaan Majapahit yang berkuasa di Tuban. menurut dugaan Sunan Bonang dilahirkan dalam tahun 1465 M, serta wafat pada tahun 1525 M. Maulana Makhdum Ibrahim, semasa hidupnya dengan gigih giat sekali menyebarkan agama Islam di daerah Jawa Timur, terutama di daerah Tuban dan sekitarnya. sebagaimana halnya ayahnya, maka Sunan Bonang pun mendirikan pondok pesantran di daerah Tuban untuk mendidik serta menggembleng kader-kader Islam yang akan ikut menyiarkan agama Islam ke seluruh tanah Jawa. konon beliaulah yang menciptakan gending Dharma serta berusaha mengganti nama-nama hari nahas/sial menurut kepercayaan Hindu, dan nama-nama dewa Hindu diganti dengan nama-nama malaikat serta nabi-nabi. Hal mana dimaksudkan untuk lebih mendekati hari rakyat guna diajak masuk agama Islam. Di masa hidupnya, beliau juga termasuk penyokong dari kerajaan Islam Demak. serta ikut pula membantu mendirikan Masjid Agung di kota Bintoro Demak. Adapun mengenai filsafat Ketuhanannya, adalah :
“Adapun pendirian saya adalah, bahwa imam tauhid dan makrifat itu terdiri dari pengetahuan yang sempurna, sekiranya orang hanya mengenal makrifat saja, maka belumlah cukup, sebab ia masih insaf akan itu. Maksud saya adalah bahwa kesempurnaan barulah akan tercapai hanya dengan terus menerus mengabdi kepada Tuhan. Seseorang itu tiada mempunyai gerakan sendiri, begitu pula tidak mempunyai kemauan sendiri. dan seseorang itu adalah seumpama buta, tuli dan bisu. Segala gerakannya itu datang dari Allah.”
Ada kitab yang disebut Suluk Sunan Bonang yang berbahasa prosa Jawa Tengah-an, tetapi isinya mengenai hal-hal agama islam. di mana kalimatnya agak terpengaruh oleh bahasa Arab. Besar kemungkinan kita ini adalah berisi kumpulan atau himpunan catatan dari pelajaran-pelajaran yang pernah diberikan oleh Sunan Bonang semasa hidupnya kepada murid-muridnya. Di dalam dongeng-dongeng diceritakan,.bahwa pada suatu ketika pernah ada seorang pendita hindu yang datang untuk mengajak berdebat dengan sunan bonang, bahkan kemudian pendeta hindu itupun akhirnya bertaubat serta menyatakan dirinya masuk ke dalam agama Islam.
Pada masa hidupnya dikatakan bahwa Sunan Bonang itu pernah belajar ke Pasai. Sekembalinya dari Pasai, Sunan Bonang memasukkan pengaruh Islam ke dalam kalangan bangsawan dari keraton Majapahit, serta mempergunakan Demak sebagai tempat berkumpul bagi para murid-muridnya.
Sunan Bonang perjuangannya diarahkan kepada menanamkan pengaruh ke dalam. Siasat dari Sunan Bonang adalah memberikan didikan Islam kepada Raden Patah putera dari Brawijaya V, dari kerajaan Majapahit, dan menyediakan Demak sebagai tempat untuk mendirikan negara Islam. adalah tampak bersifat politis dan Sunan Bonang rupanya berhasil cita-citanya mendirikan kerajaan Islam di Demak. Hanya sayang sekali harapan beliau agar supaya Demak dapat menjadi pusat agama Islam untuk selama-selamanya kiranya tidak berhasil.

5. Sunan Kalijaga (Raden Mas Said/Jaka Said)

sunan kali jaga

Dialah “wali” yang namanya paling banyak disebut masyarakat Jawa. Ia lahir sekitar tahun 1450 Masehi. Ayahnya adalah Arya Wilatikta, Adipati Tuban -keturunan dari tokoh pemberontak Majapahit, Ronggolawe. Masa itu, Arya Wilatikta diperkirakan telah menganut Islam. Nama kecil Sunan Kalijaga adalah Raden Said. Ia juga memiliki sejumlah nama panggilan seperti Lokajaya, Syekh Malaya, Pangeran Tuban atau Raden Abdurrahman.Terdapat beragam versi menyangkut asal-usul nama Kalijaga yang disandangnya.
Masyarakat Cirebon berpendapat bahwa nama itu berasal dari dusun Kalijaga di Cirebon. Sunan Kalijaga memang pernah tinggal di Cirebon dan bersahabat erat dengan Sunan Gunung Jati. Kalangan Jawa mengaitkannya dengan kesukaan wali ini untuk berendam (‘kungkum’) di sungai (kali) atau “jaga kali”. Namun ada yang menyebut istilah itu berasal dari bahasa Arab “qadli dzaqa” yang menunjuk statusnya sebagai “penghulu suci” kesultanan. Masa hidup Sunan Kalijaga diperkirakan mencapai lebih dari 100 tahun. Dengan demikian ia mengalami masa akhir kekuasaan Majapahit (berakhir 1478), Kesultanan Demak, Kesultanan Cirebon dan Banten, bahkan juga Kerajaan Pajang yang lahir pada 1546 serta awal kehadiran Kerajaan Mataram dibawah pimpinan Panembahan Senopati. Ia ikut pula merancang pembangunan Masjid Agung Cirebon dan Masjid Agung Demak. Tiang “tatal” (pecahan kayu) yang merupakan salah satu dari tiang utama masjid adalah kreasi Sunan Kalijaga. Dalam dakwah, ia punya pola yang sama dengan mentor sekaligus sahabat dekatnya, Sunan Bonang. Paham keagamaannya cenderung “sufistik berbasis salaf” -bukan sufi panteistik (pemujaan semata). Ia juga memilih kesenian dan kebudayaan sebagai sarana untuk berdakwah. Ia sangat toleran pada budaya lokal. Ia berpendapat bahwa masyarakat akan menjauh jika diserang pendiriannya. Maka mereka harus didekati secara bertahap: mengikuti sambil mempengaruhi. Sunan Kalijaga berkeyakinan jika Islam sudah dipahami, dengan sendirinya kebiasaan lama hilang. Maka ajaran Sunan Kalijaga terkesan sinkretis dalam mengenalkan Islam. Ia menggunakan seni ukir, wayang, gamelan, serta seni suara suluk sebagai sarana dakwah. Dialah pencipta Baju takwa, perayaan sekatenan, grebeg maulud, Layang Kalimasada, lakon wayang Petruk Jadi Raja. Lanskap pusat kota berupa Kraton, alun-alun dengan dua beringin serta masjid diyakini sebagai karya Sunan Kalijaga.
Metode dakwah tersebut sangat efektif. Sebagian besar adipati di Jawa memeluk Islam melalui Sunan Kalijaga. Di antaranya adalah Adipati Padanaran, Kartasura, Kebumen, Banyumas, serta Pajang (sekarang Kotagede – Yogya). Sunan Kalijaga dimakamkan di Kadilangu -selatan Demak.

(6) Sunan Giri (Raden Paku)

sunan giri

Ia memiliki nama kecil Raden Paku, alias Muhammad Ainul Yakin. Sunan Giri lahir di Blambangan (kini Banyuwangi) pada 1442 M. Ada juga yang menyebutnya Jaka Samudra. Sebuah nama yang dikaitkan dengan masa kecilnya yang pernah dibuang oleh keluarga ibunya–seorang putri raja Blambangan bernama Dewi Sekardadu ke laut. Raden Paku kemudian dipungut anak oleh Nyai Semboja (Babad Tanah Jawi versi Meinsma). Ayahnya adalah Maulana Ishak. saudara sekandung Maulana Malik Ibrahim. Maulana Ishak berhasil meng-Islamkan isterinya, tapi gagal mengislamkan sang mertua. Oleh karena itulah ia meninggalkan keluarga isterinya berkelana hingga ke Samudra Pasai. Sunan Giri kecil menuntut ilmu di pesantren misannya, Sunan Ampel, tempat dimana Raden Patah juga belajar. Ia sempat berkelana ke Malaka dan Pasai. Setelah merasa cukup ilmu, ia membuka pesantren di daerah perbukitan Desa Sidomukti, Selatan Gresik. Dalam bahasa Jawa, bukit adalah “giri”. Maka ia dijuluki Sunan Giri. Pesantrennya tak hanya dipergunakan sebagai tempat pendidikan dalam arti sempit, namun juga sebagai pusat pengembangan masyarakat. Raja Majapahit -konon karena khawatir Sunan Giri mencetuskan pemberontakan- memberi keleluasaan padanya untuk mengatur pemerintahan. Maka pesantren itupun berkembang menjadi salah satu pusat kekuasaan yang disebut Giri Kedaton. Sebagai pemimpin pemerintahan, Sunan Giri juga disebut sebagai Prabu Satmata. Giri Kedaton tumbuh menjadi pusat politik yang penting di Jawa, waktu itu. Ketika Raden Patah melepaskan diri dari Majapahit, Sunan Giri malah bertindak sebagai penasihat dan panglima militer Kesultanan Demak. Hal tersebut tercatat dalam Babad Demak. Selanjutnya, Demak tak lepas dari pengaruh Sunan Giri. Ia diakui juga sebagai mufti, pemimpin tertinggi keagamaan, se-Tanah Jawa. Giri Kedaton bertahan hingga 200 tahun. Salah seorang penerusnya, Pangeran Singosari, dikenal sebagai tokoh paling gigih menentang kolusi VOC dan Amangkurat II pada Abad 18. Para santri pesantren Giri juga dikenal sebagai penyebar Islam yang gigih ke berbagai pulau, seperti Bawean, Kangean, Madura, Haruku, Ternate, hingga Nusa Tenggara. Penyebar Islam ke Sulawesi Selatan, Datuk Ribandang dan dua sahabatnya, adalah murid Sunan Giri yang berasal dari Minangkabau. Dalam keagamaan, ia dikenal karena pengetahuannya yang luas dalam ilmu fikih. Orang-orang pun menyebutnya sebagai Sultan Abdul Fakih. Ia juga pecipta karya seni yang luar biasa. Permainan anak seperti Jelungan, Jamuran, lir-ilir dan cublak suweng disebut sebagai kreasi Sunan Giri. Demikian pula Gending Asmaradana dan Pucung -lagi bernuansa Jawa namun syarat dengan ajaran Islam.

(7) Sunan Kudus (Jafar Sodiq)

sunan kudus

Nama kecilnya Jaffar Shadiq. Ia putra pasangan Sunan Ngudung dan Syarifah (adik Sunan Bonang), anak Nyi Ageng Maloka. Disebutkan bahwa Sunan Ngudung adalah salah seorang putra Sultan di Mesir yang berkelana hingga di Jawa. Di Kesultanan Demak, ia pun diangkat menjadi Panglima Perang. Sunan Kudus banyak berguru pada Sunan Kalijaga. Kemudian ia berkelana ke berbagai daerah tandus di Jawa Tengah seperti Sragen, Simo hingga Gunung Kidul. Cara berdakwahnya pun meniru pendekatan Sunan Kalijaga: sangat toleran pada budaya setempat. Cara penyampaiannya bahkan lebih halus. Itu sebabnya para wali –yang kesulitan mencari pendakwah ke Kudus yang mayoritas masyarakatnya pemeluk teguh-menunjuknya. Cara Sunan Kudus mendekati masyarakat Kudus adalah dengan memanfaatkan simbol-simbol Hindu dan Budha. Hal itu terlihat dari arsitektur masjid Kudus. Bentuk menara, gerbang dan pancuran/padasan wudhu yang melambangkan delapan jalan Budha. Sebuah wujud kompromi yang dilakukan Sunan Kudus. Suatu waktu, ia memancing masyarakat untuk pergi ke masjid mendengarkan tabligh-nya. Untuk itu, ia sengaja menambatkan sapinya yang diberi nama Kebo Gumarang di halaman masjid. Orang-orang Hindu yang mengagungkan sapi, menjadi simpati. Apalagi setelah mereka mendengar penjelasan Sunan Kudus tentang surat Al Baqarah yang berarti “sapi betina”. Sampai sekarang, sebagian masyarakat tradisional Kudus, masih menolak untuk menyembelih sapi. Sunan Kudus juga menggubah cerita-cerita ketauhidan. Kisah tersebut disusunnya secara berseri, sehingga masyarakat tertarik untuk mengikuti kelanjutannya. Sebuah pendekatan yang tampaknya mengadopsi cerita 1001 malam dari masa kekhalifahan Abbasiyah. Dengan begitulah Sunan Kudus mengikat masyarakatnya. Bukan hanya berdakwah seperti itu yang dilakukan Sunan Kudus. Sebagaimana ayahnya, ia juga pernah menjadi Panglima Perang Kesultanan Demak. Ia ikut bertempur saat Demak, di bawah kepemimpinan Sultan Prawata, bertempur melawan Adipati Jipang, Arya Penangsang.
(8) Sunan Muria (Raden Umar Said)

sunan muria

Ia putra Dewi Saroh –adik kandung Sunan Giri sekaligus anak Syekh Maulana Ishak, dengan Sunan Kalijaga. Nama kecilnya adalah Raden Prawoto. Nama Muria diambil dari tempat tinggal terakhirnya di lereng Gunung Muria, 18 kilometer ke utara kota Kudus. Gaya berdakwahnya banyak mengambil cara ayahnya, Sunan Kalijaga. Namun berbeda dengan sang ayah, Sunan Muria lebih suka tinggal di daerah sangat terpencil dan jauh dari pusat kota untuk menyebarkan agama Islam.
Bergaul dengan rakyat jelata, sambil mengajarkan keterampilan-keterampilan bercocok tanam, berdagang dan melaut adalah kesukaannya. Sunan Muria seringkali dijadikan pula sebagai penengah dalam konflik internal di Kesultanan Demak (1518-1530), Ia dikenal sebagai pribadi yang mampu memecahkan berbagai masalah betapapun rumitnya masalah itu. Solusi pemecahannya pun selalu dapat diterima oleh semua pihak yang berseteru. Sunan Muria berdakwah dari Jepara, Tayu, Juana hingga sekitar Kudus dan Pati. Salah satu hasil dakwahnya lewat seni adalah lagu Sinom dan Kinanti.

(9) Sunan Gunung Jati (Syarif Hidayatullah)

sunan gunung jati

Banyak kisah tak masuk akal yang dikaitkan dengan Sunan Gunung Jati. Diantaranya adalah bahwa ia pernah mengalami perjalanan spiritual seperti Isra’ Mi’raj, lalu bertemu Rasulullah SAW, bertemu Nabi Khidir, dan menerima wasiat Nabi Sulaeman. (Babad Cirebon Naskah Klayan hal.xxii). Semua itu hanya mengisyaratkan kekaguman masyarakat masa itu pada Sunan Gunung Jati. Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah diperkirakan lahir sekitar tahun 1448 M. Ibunya adalah Nyai Rara Santang, putri dari raja Pajajaran Raden Manah Rarasa. Sedangkan ayahnya adalah Sultan Syarif Abdullah Maulana Huda, pembesar Mesir keturunan Bani Hasyim dari Palestina. Syarif Hidayatullah mendalami ilmu agama sejak berusia 14 tahun dari para ulama Mesir. Ia sempat berkelana ke berbagai negara. Menyusul berdirinya Kesultanan Bintoro Demak, dan atas restu kalangan ulama lain, ia mendirikan Kasultanan Cirebon yang juga dikenal sebagai Kasultanan Pakungwati. Dengan demikian, Sunan Gunung Jati adalah satu-satunya “wali songo” yang memimpin pemerintahan. Sunan Gunung Jati memanfaatkan pengaruhnya sebagai putra Raja Pajajaran untuk menyebarkan Islam dari pesisir Cirebon ke pedalaman Pasundan atau Priangan. Dalam berdakwah, ia menganut kecenderungan Timur Tengah yang lugas. Namun ia juga mendekati rakyat dengan membangun infrastruktur berupa jalan-jalan yang menghubungkan antar wilayah. Bersama putranya, Maulana Hasanuddin, Sunan Gunung Jati juga melakukan ekspedisi ke Banten. Penguasa setempat, Pucuk Umum, menyerahkan sukarela penguasaan wilayah Banten tersebut yang kemudian menjadi cikal bakal Kesultanan Banten. Pada usia 89 tahun, Sunan Gunung Jati mundur dari jabatannya untuk hanya menekuni dakwah. Kekuasaan itu diserahkannya kepada Pangeran Pasarean. Pada tahun 1568 M, Sunan Gunung Jati wafat dalam usia 120 tahun, di Cirebon (dulu Carbon). Ia dimakamkan di daerah Gunung Sembung, Gunung Jati, sekitar 15 kilometer sebelum kota Cirebon dari arah barat.

Tempat Wisata Paling Romantis di Indonesia

1.  Pantai Selatan, Lombok


pantai selatan, lombok      pantai selatan, lombok 1

 

2.  Kepulauan Raja Ampat, Papua

raja-ampat-c-jonesshimlock-secret-sea kepulauan raja ampat

 

3.  Pantai Ungasan, Bali

 

pantai ungasan bali

 

4.  Pulau Bintan, Riau

pulau bintan riau

 

5.  Pantai Jimbaran, Bali

pantai jimbaran bali

 

6.  Kaliurang, Yogyakarta

kaliurag yogyakarta

 

7.  Pulau Burung, Belitung

pulau burung belitung

 

8.  Pulau Moyo, Nusa Tenggara Barat

pulau moyo, NTB

 

9.  Pulau Kanawa, Flores

Pulau Kanawa flores

 

10.  Kampung Sampireun, Garut, Jawa Barat

 

Kampung Sampireun, Garut, Jawa Barat 1 Kampung Sampireun, Garut, Jawa Barat

11. Kota Bau-bau

pantai bau2 pantai bau bau

TEMPAT LIBURAN DAN REKREASI TERBAIK DI INDONESIA

Indonesia merupakan sebuah negara kepulauan yang berada di kawasan Asia Tenggara pulau-pulau Indonesia membentang dari barat ke timur, dari Sabang sampai Merauke sebagai negara kepulauan. Indonesia memiliki luas lautan yang lebih besar indonesia pun tepat berada di kawasan zona khatulistiwa negara Indonesia sangatlah dikenal sebagai negara yang kaya akan sumber daya alam, mulai dari minyak bumi, batubara hingga hutan hujan tropis. Selain itu Indonesia pun memiliki tempat liburan dan rekreasi yang sungguh menggoda. Tempat liburan dan rekreasi di Indonesia tercipta dari keindahan alam. Saat musim liburan tiba, banyak sekali orag-orang yang berbondong-bondong untuk mengisi waktu luangnya dengan menghabiskannya dengan berlibur.Kebanyakan orang lebih memilih untuk berlibur di luar negeri, padahal seharusnya orang-orang tidak harus melakukan berlibur di luar negeri. Mereka dapat melakukan liburan dengan orang yang mereka sayangi (keluarga, teman, atau kekasih) dengan memilih tempat-tempat wisata yang ada di Indonesia sendiri.Banyak sekali keuntungan dengan memilih berlibur di Indonesia, diantaranya adalah lebih menghemat uang, banyak sekali tempat-tempat yang dapat dipilih untuk dijadikan sebagai tempat liburan yang dituju.Bahkan banyak sekali turis-turis asing yang lebih memilih untuk berlibur di Idonesia karena Indonesia mempunyai tempat-tempat wisata yang banyak yang menyuguhkan keindahan alam yang luar biasa dan menakjubkan.Tempat tempat Wisata sangat ramai dikunjungi saat waktu liburan tiba diantaranya yaitu meliputi :

1. KEINDAHAN ALAM DANAU TOBA

danau toba

Danau toba merupakan salah satu tempat liburan dan rekreasi terbaik di Indonesia. Danau Toba ini menawarkan keindahan alam danau yang terbentuk akibat aktivitas vulkanik. Danau Toba berlokasi di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Keindahan danau ini ditambah dengan keindahan Pulau Samosir yang ada di tengah Danau Toba. Wisata yang menawarkan keindahan ala mini telah menarik para wisatawan dari dalam maupun luar negeri. Bahkan, objek wisata Danau Toba menjadi salah satu kawasan rekreasi favorit wisatawan mancanegara.

2. TEMPAT WISATA DANAU SINGKARAK

Pinggiran Danau Singkarak

Danau Singkarak teletak di pulau sumatra adalah merupakan salah satu objek wisata terbaik di Indonesia. Danau singkarak ini berada di Provinsi Sumatera Barat, tepatnya di berlokasi di Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Solok. Danau Singkarak merupakan danau terbesar kedua di Sumatera setelah Danau Toba. Keindahan Danau Singkarak menjadi tempat ini sebagai salah satu objek wisata favorit di Indonesia, baik untuk wisatawan dalam negeri maupun wisatawan luar negeri. Selain menikmati keindahan alam Danau Singkarak, para wisatawan pun bisa menikmati fasilitas kereta api wisata dengan latar belakang Danau Singkarak.

3. WISATA TAMAN LAUT BUNAKEN

Menyelam-di-Bunaken

Taman Laut Bunaken Karena sebagai besar wilayah Indonesia berupa lautan, tak heran banyak objek wisata alam yang menawarkan keindahan laut Indonesia. Salah satu tempat wisata di Indonesia yang menawarkan keindahan laut, yaiut Taman Laut Bunaken. Taman Laut Bunaken berlokasi di Provinsi Sulawesi Utara.Sebagai tempat liburan dan rekreasi, Taman Laut Bunaken memiliki keindahan alam bawah laut yang sungguh sangat memesona. Bagi yang hobi menyelam, Taman Laut Bunaken memiliki 20 titik penyelaman dengan kedalaman yang bervariasi. Dari 20 titik penyelaman, 12 di antaranya menjadi titik favorit penyelam karena keindahan alam bawah laut yang eksotik.

4. WISATA DANAU KELIMUTU

danau kelimutu

Di Nusa Tenggara Timur, terdapat sebuah objek wisata yang eksotik, yaitu Danau Kelimutu. Objek wisata Danau Kelimutu terdiri dari 3 danau yang memiliki keunikan, warna airnya yang berbeda dan dapat berubah. Danau Kelimuti ini berada di Gunung Kelimutu, sebuah gunung berapi di Nusa Tenggara Timur. Danau Kelimutu termasuk danau kawah yang berada di Puncak Gunung Kelimutu. Objek wisata ini berlokasi di Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

5. WISATA ALAM GUNUNG BROMO

gunung-bromo

Indonesia memiliki banyak gunung. Salah satu gunung yang menjadi objek wisata di Indonesia, yaitu Gunung Bromo. Gunung Bromo ini berlokasi di Provinsi Jawa Timur, tepatnya di Kota Probolinggo. Keindahan alam Gunung Bromo ini sudah menyihir para wisatawan, baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Bahkan, Gunung Bromo diklaim sebagai tempat terbaik untuk melihat matahari terbit dan tenggelam di Pulau Jawa. Oleh karena itu, keindahan alam Gunung Bromo pun sangat tepat bagi Anda yang ingin liburan atau berekreasi sambil menikmati keindahan alam.

6. KEINDAHAN ALAM GUNUNG SEMERU

gunung semeru

Objek wisata gunung lainnya di Indonesia, yaitu Gunung Semeru. Gunung Semeru merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa. Puncak Gunung Semeru bernama Mahameru. Bagi para wisatawan yang senang mengunjungi objek wisata gunung, Gunung Semeru merupakan destinasi yang cocok. Keindahan alam Gunung Semeru akan memberikan efek positif bagi Anda. Gunung Semeru yang merupakan gunung berpai berada di Kabupaten malang dan Lumajang.

7. ANAK GUNGUNG KRAKATAU

anak gunung krakatau

Salah satu destinasi liburan yang menawarkan keindahan alam, yaitu Anak Gunung Krakatau. Lokasi gunung ini berada di Selat Sunda, antara Pulau Jawa dengan Pulau Sumatera. Anak Gunung Krakatau ini termasuk gunung vulkanik yang masih aktif. Keindahan alam dan statusnya sebagai gunung berapi aktif menjadikan Anak gunung Krakatau sebagai salah satu tujuan wisata para pelancong dari luar negeri.

8. PUNCAK JAYA PAPUA

puncak jaya papua

Satu lagi wisata gunung yang menjadi andalah objek wisata Indonesia, khususnya Papua, yaitu Puncak Jaya. Puncak Jaya dikenal juga dengan sebutan Carstenz Pyramid. Puncak Jaya diklaim sebagai titik tertinggi di Indonesia. Sebagai salah satu tempat wisata alam yang sering dikunjungi, Puncak Jaya memiliki keindahan alam yang begitu eksotik.

9. CANDI BOROBUDUR

Gambar-Tempat-Wisata-Candi-Borobudur Gambar-Candi-Borobudur

Indonesia terkenal dengan banyaknya peninggalan masa lalu yang berupa candi. Salah satu candi di Indonesia yang terkenal karena nilai sejarah dan keindahannya, yaitu Candi Borobudur. Candi yang berada di Kabupaten Magelan, Provinsi Jawa Tengah ini menjadi salah satu tempat favorit wisatawan nasional maupun mancangeara untuk menghabiskan masa liburan. Keindahan, kemegahan, dan nilai sejarah yang besar, telah mengantarkan Candi Borobudur sebagai salah satu warisan dunia yang ada di Indonesia. Tak salah jika Candi Borobudur menjadi pilihan detinasi tujuan liburan dan rekreasi.

10. TAMAN SAFARI

Taman_Safari_Indonesia

Taman Safari Indonesia merupakan salah satu objek wisata yang ada di Provinsi Jawa Barat, tepatnya di Kabupaten Bogor. Tempat wisata ini menawarkan keindahan alam yang berwawasan lingkungan dan berorientasi habitat satwa pada alam bebas. Di Taman Safari Indonesia, pengunjung bisa melihat aneka satwa, terutama hewan yang dilindungi.

11. TAMAN MINI INDONESIA INDAH

TMII

Taman Mini Indonesia Indah merupakan salah satu objek wisata favorit keluarga. Taman Mini Indonesia ini berlokasi di Jakarta Timur. Objek wisata ini merupakan miniatur Indonesia, baik dlam hal kebudayaan, kesenian, dan lain sebagainya. Di sini pun, terdapat miniatur pulau Indonesia. Karena menawarkan anekan pariwisata, kebudayaan, kesenian, dan lain sebagainya di Indonesia, Taman Mini Indonesia Indah menjadi slaah satu tempat favorit untuk berlibur dan berekreasi bersama keluarga.

12. KEPULAUAN RAJA AMPAT

kepulauan raja ampat        raja-ampat-c-jonesshimlock-secret-sea

Di Papua, selain keindahan gunung, ada juga tempat wisata yang menawarkan keindahan alam bawah laut, yaitu Kepulauan Raja Ampat. Tempat ini berlokasi di Papua Barat, tepatnya di bagian kepala burung Pulau Papua. Di sini, selain keindahan alam bawah laut, juga terhampar luas keindahan pulau-pulau eksotik yang belum terjamah. Keindahan alam bawah laut Raja Ampat menjadikan objek wisata ini sebagai tujuan favorit wisatawan yang hobi menyelam.

13. PULAU KOMODO

pulau-komoda Pulau-Komodo

Taman Nasional Komodo merupakan salah satu objek wisata di Indonesia yang menawarkan keidnahan alam. Salah satu ciri khas dari taman nasional ini, yaitu adanya binatang purba komodo. Ya, Taman Nasional Komodo yang berada di Pulau Komodo menjadi habitat hidupnya hewan purba yang memiliki air liur beracun, komodo. Baru-baru ini, Taman Nasional Komodo ditetapkan sebagai salah satu keajaiban dunia.

14. TEMPAT WISATA DIBALI

nusa lembongan2 Bedugul bali

Bali adalah nama salah satu provinsi di Indonesia dan juga merupakan nama pulau terbesar yang menjadi bagian dari provinsi tersebut. Selain terdiri dari Pulau Bali, wilayah Provinsi Bali juga terdiri dari pulau-pulau yang lebih kecil di sekitarnya, yaitu Pulau Nusa Penida, Pulau Nusa Lembongan, Pulau Nusa Ceningan dan Pulau Serangan. Di mata dunia Bali terkenal sebagai tujuan pariwisata dengan keunikan berbagai hasil seni-budayanya, khususnya bagi para wisatawan Jepang dan Australia. Bali juga dikenal dengan sebutan Pulau Dewata dan Pulau Seribu Pura. Bali, selain terkenal dengan keindahan pesona alamnya, juga dikenal sebagai tempat berburu barang unik.

15. WISATA SULAWESI SELATAN

pantai losari Pantai tanjung bira airterjun-malino bantimurung objek wisata terbaik di sulawesi selatan

Pulau Sulawesi merupakan salah satu pulau kebanggaan Indonesia. Di Pulau Sulawesi sulawesi selatan terdapat banyak sekali potensi keindahan alam yang tidak akan Anda temui di pulau-pulau lain di Indonesia, seperti wisata kupu kupu bantimurung maros, wisata air terjun malino, wisata pantai Tajung bira dan wisata budaya lainya antara lain benteng sumba upo, roterdam makassar, wisata religi Al-Markas, wisata keindahan puncak Gunung Bawa Karaeng dll.Sedikit tambahan bagi Anda yang hendak liburan jika liburan Ingin terasa selalu menyenangkan dan menyegarkan dan Agar dapat menikmati pada saat berlibur maka harus ada perencanaan dan persiapan. ada beberapa tips-tips tempat liburan

DAFTAR LAGU , ALBUM SUPER JUNIOR

suju

Album 1, Twins 5 Desember 2005.

1. “Miracle”     Yoon Hyosang

2. “TWINS (Knock Out)”     Yoo Young Jin

3. “You are the one”     Kenzie

4. “Rock this house”     Yoon Hyosang

5. “차근차근 (Way for love)”

6. “So I”     Kyun Hojoong, Sangwon (the Anomi)

7. “OVER”     Young-hu Kim

8. “Keep in touch”     Hitoshi Harukawa

9. “L.O.V.E.”     Shin Jiwon

10. “Believe”     Seikou Nagaoka

11. “TWINS (Knock Out)” [Instrumental]

Album 2, Don’t Don  20 September 2007.

1. “돈 돈! (Don’t Don)”

2. “소원이 있나요 (Sapphire Blue)”

3. “You’re my endless love (말하자면)”

4. “Marry U” (New ver.)

5. “갈증 (A Man In Love)”

6. “Disco Drive”

7. “미워 (Hate U, Love U)”

8. “I am” — 3:30

9. “사랑이 떠나다 (She’s gone)”

10. “마지막 승부 (The girl is mine)”

11. “거울 (Mirror)”

12. “우리들의 사랑 (Our Love)”

13. “Missin’ U”

14. “Midnight Fantasy”

15. “Thank you”

16. “갈증 (A Man In Love)” (Remix ver.)

17. “아주 먼 옛날 (Song for you)” (Bonus track)

18. “Marry U” (Japanese ver.)

Album 3, Sorry-Sorry 12 Maret 2009

1. “Sorry, Sorry”

2. “니가 좋은 이유 (Why I like you)”

3. “마주치지 말자 (Let’s not…)” (Super Junior-K.R.Y)

4. “앤젤라 (Angela)”

5. “Reset”

6. “Monster”

7. “What if”

8. “이별… 넌 쉽니 (Heartquake)” (featuring TVXQ’s U-Know & Micky)

9. “Club No.1”

10. “Happy Together”

11. “죽어있는 것 (Dead at heart)”

12. “Shining Star”

Bonus Track

1. She wants it

2. It’s You

3. Love Disease

4. Love U More

5. Sorry, Sorry (Japanese version)

Album 4, Bonamana  13 Mei 2010

1. “미인아 (BONAMANA)”

2. “나쁜 여자 (Boom Boom)”

3. “응결 (Coagulation)” (Super Junior-K.R.Y)

4. “나란 사람 (Your Eyes)”

5. “My Only Girl”

6. “사랑이 이렇게 (My All Is In You)”

7. “Shake It Up!”       K

8. “잠들고 싶어 (In My Dream)”

9. “봄날 (One Fine Spring Day)”

10. “좋은 사람 (Good Person)”

11. “Here We Go”

Versi C

 1. No Other

2. Shake It Up! (remix)

3. All My Heart

4. A Short Journey

Album 5, Mr. Simple  3 Agustus 2011. Video musik Mr. Simple diliris pada tanggal 4 Agustus 2011.

1. “Mr. Simple”

2. “오페라” (Opera; Opera)

3. “라라라라” (Lalalala; Be My Girl)

4. “Walkin'”

5. “폭풍” (Pokpung; Storm)

6. “어느새 우리” (Eoneusae Uri; Good Friends)

7. “결투” (Gyeoltu; Feels Good)

8. “기억을 따라” (Giyeokeul Ddara; Memories)

9. “해바라기” (Haebaragi; Sunflower)

10. “엉뚱한상상” (Eongddung Hansangsang; White Christmas)

11. “Y”

12. “My Love My Kiss My Heart”

13. “태완미 (Tae Wan Mi; Perfection)” (Super Junior-M) (Bonus Track)

Versi B

1. SUPERMAN

2. Mr. Simple

3. 오페라 (Opera)

4. 라라라라 (Be My Girl)

5. Walkin’6. 폭풍 (Storm)

7. 어느새 우린 (Good Friends)

8. 결투 (Feels Good)

9. 기억을 따라 (Memories)

10. 해바라기 (Sunflower)

11. 엉뚱한 상상 (White Christmas)

12. Y

13. My Love, My Kiss, My Heart

Versi C

1. Superman

2. A-Cha

3. Mr. Simple

4. Oops!! [Feat. F(X)]

5. 하루에 (A Day)

6. 안단테 (Andante)

7. 오페라 (Opera)

8. 라라라라 (Be My Girl)

9. Walkin’

10. 폭풍 (Storm)

11. 어느새 우린

12. 결투 (Feels Good)

13. 기억을 따라 (Memories)

14. 해바라기 (Sunflower)

15. 엉뚱한 상상 (White Christmas)

16. Y

17. My Love, My Kiss, My Heart

Album 6, Sexy,Free & Single

01. Sexy, Free & Single

02. 너로부터 (From U)

03. 걸리버 (Gulliver)

04. 언젠가는 (Someday)

05. NOW

06. Rockstar

07. 달콤씁쓸 (Bittersweet)

08. 빠삐용 (Butterfly)

09. 머문다 (Daydream)

10. 헤어지는 날 (A ‘Good’ bye)

Repackage “SPY”

1. Sexy, Free & Single

2. SPY

3. 너로부터 (From U)

4. Outsider

5. Only U –> Written by Leeteuk

6. 하루 (HARU) –> Written by Eunhyuk and Donghae

7. Now8. Rockstar

9. 걸리버 (Gulliver)

10. 언젠가는 (Someday)

11. 달콤씁쓸 (Bittersweet)

12. 빠삐용 (Butterfly)

13. 머문다 (Daydream)

14. 헤어지는 날 (A ‘Good’bye)